I.
Judul : Plasmolisis
II.
Tujuan:
Untuk Mengetahui Pengaruh Larutan Hipertonik dan Larutan Hipotonik Pada Sel
Tumbuhan
III. Dasar Teori
Plasmolisis
adalah peristiwa terlepasnya protoplasma dari dinding sel karena sel berada
dalam larutan hipertonik. Plasmosis dapat memberikan gambaran untuk menentukan
besarnya nilai osmosis sebuah sel. Jika sel tumbuhan ditempatkan dalam larutan
yang hipertonik terhadap cairan selnya , maka air akan keluar dari sel tersebut
sehingga plasma akan menyusut. Bila hal ini berlangsung terus menerus, maka
plasma akan terlepas dari dinding sel disebut plasmolisis. Jika sel tumbuhan,
misalnya sel spirogyra diletakkan dalam larutan yang dipertonik terhadap
sitosol sel tersebut, maka air yang
berada dalam vakuola menembus ke luar sel. Akibatnya protoplasma mengkerut dan
terlepas dari dinding sel. Terlepasnya protoplasma dari dinding sel disebut
plasmolisis (Tim Pembina Fisiologi Tumbuhan, 2009:3).