Laman

Rabu, 31 Juli 2013

Peran Agrobacterium tumefaciens dalam pembuatan tanaman transgenik



  Peran Agrobacterium tumefaciens  dalam pembuatan tanaman transgenik

1.      Karakteristik bakteri Agrobacterium tumefaciens 

Agrobacterium tumefaciens adalah bakteri patogen pada tanaman yang banyak digunakan untuk memasukkan gen asing ke dalam sel tanaman untuk menghasilkan suatu tanaman transgenik. Secara alami, A. tumefaciens dapat menginfeksi tanaman dikotiledon melalui bagian tanaman yang terluka sehingga menyebabkan tumor mahkota empedu (crown gall tumor).

Bacillus subtilis penghasil antobiotik Basitrasin



Bacillus subtilis penghasil antobiotik Basitrasin

a.      Krakteristik Bacillus subtilis
Ø Bacillus subtilis adalah bakteri yang umum diitemukan di tanah.
Ø Bakteri ini memiliki flagella yang massif sehingga dapat bergerak cepat untuk ukuran bakteri.
Ø Bacillus  subtilis juga umum digunakan sebagai organisme model dalam mikrobiologi, terutama untuk model studi bakteri gram positif, oleh karena itu tampak berwarna ungu kebiruan setelah diperlakukan dengan pewarnaan Gram.
Ø B acillus subtilis tampak memiliki bentuk batang panjang, dapat soliter ataupun membentuk koloni bergandengan yang memanjang.

Teknik Evaluasi Hasil Belajar Non Tes



BAB I. Pendahuluan

1        Macam-macam teknik evaluasi non tes dalam pembelajran antara lain

1.      Pengamatan (observation)
Observation  yaitu suatu jenis evaluasi non tes yang dilakukan dengan mengadakan pengamatan secara sistematis terhadap fenomena-fenomena yang dijadikan sasaran pengamatan. Fenome yang diamati terkait dengan bahasan pembelajaran yang dilakukan. Pada teknik observasi ini kita dapat mengamati dan mengevaluasi 2 pihak sekaligus yaitu pertama, kita dapat menilai perilaku individu (siswa) selama proses pengamatan berlangsung. Kedua, kita dapat menilai dari pembelajaran yang dilakukan oleh guru yang berkaitan dengan keterampilan guru serta hubungan-hubungan sosial antara guru dan peserta didik

Pendekatan Keterampilan Proses

A. Pengertian dan Prinsip-prinsip dan langkah-langkah Pendekatan Keterampilan Proses
1. Pengertian
Pendekatan keterampilan proses pada hakikatnya adalah suatu pengelolaan kegiatan belajar-mengajar yang berfokus pada pelibatan siswa secara aktif dan kreatif dalam proses pemerolehan hasil belajar (Conny, 1992) . Pendekatan keterampilan proses ini dipandang sebagai pendekatan yang oleh banyak pakar paling sesuai dengan pelaksaksanaan pembelajaran di sekolah dalam rangka menghadapi pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat dewasa ini. (Aisyah, 2011)

KELAINAN SISTEM EKSKRESI DAN TIPE GINJAL



KELAINAN SISTEM EKSKRESI (GINJAL)
1.      Pendahuluan
Ginjal merupakan organ yang berbentuk seperti kacang, terdapat sepasang (masing-masing satu di sebelah kanan dan satu disebelah kiri pada manusia) dan posisinya retroperitoneal. Ginjal kanan terletak sedikit lebih rendah (kurang lebih 1 cm) dibanding ginjal kiri, hal ini disebabkan adanya hati yang mendesak ginjal sebelah kanan.
Kelainan bawaan pada saluran urogenital sering ditemukan. Insidennya sampai sekitar satu dari tiga orang diantaranya penyandang kelainan bawaan. Penyakit ini sudah ada sejak manusia dilahirkan. Hal ini dikarenakan adanya keadaan abnormal pada saat proses pembenukan embrio

Sabtu, 22 Juni 2013

PROSES GASTRULASI PADA PERKEMBANGAN HEWAN



2.1 Pengertian Gastrulasi
Gastrulasi merupakan proses yang dinamis dimana daerah-daerah calon pembentuk organ pada blastula mengalami perubahan susunan dan organisasi baru sejalan dengan pola pembentukan organ-organ tubuh. Pada tubuh primitif embrio vertebrata pada umumnya berbentuk silindris, dibagain depan sebagian kepala, dibagian tengah sebagai badan, dan bagian belakang sebagai ekor. Penampang bagian tengah embrio terdapat 5 bumbung yang berasal dari daerah calon pembentuk organ yaitu selubung epidermal yang dalamnya terdapat bumbung neural, bumbung endoderm dan sepasang bumbung mesoderm. Semua bagian tersebut berorientasi pada sistem sumbu panjang embrio. (Sugiyanto,1996:121)
Gastrulasi adalah proses perubahan blastula menjadi gastrula, merupakan proses yang dinamis, terjadi gerakan-gerakan morfogenesis dengan tujuan memindahkan wilayah-wilayah persumtive ke tempat yang seharusnya. Gastrulasi merupakan tahapan yang kritis atau menentukan perkembangan selanjutnya.
 

(Elanurmala, 2011. Online)